Indahnya Kuil parthenon di acropolis

Parthenon adalah kuil Yunani yang dibangun untuk dewi Athena, pelindung Athena pada abad ke-5 SM. Parthenon dianggap sebagai simbol Yunani Kuno dan demokrasi Athena, dan merupakan salah satu monumen budaya terbesar dunia.

Obyek wisata paling terkenal di Athena adalah bukit Acropolis, yang seakan mendominasi langit Kota Athena. Kompleks ini, yang nyaris tidak pernah berhenti direstorasi, terus menerus menarik kaki-kaki turis mancanegara mendakinya sepanjang pagi hingga malam hari. Tiket masuk ke situs Acropolis sebesar € 12 (berarti kira2 120.000..duit dr mn put?), relatif tidak berarti dibandingkan apa yang kita bisa lihat sesampainya di atas bukit Acropolis. Di samping kuil-kuil yang sangat bersejarah, kita juga disuguhkan pemandangan ke arah kota Athena yang sangat mengesankan.

Acropolis, yang berarti bagian tertinggi dari kota, lebih mirip sebuah benteng di atas bukit. Dibangun pada masa kepemimpinan kaisar Pericles (495-429 SM) yang merupakan zaman keemasan Yunani di Athena, komplek ini terdiri dari kuil-kuil yang membentuk sebuah panorama kota, antara lain Erichteion, Parthenon, Nike dan Propylaea. Dari semua kuil yang ada, Parthenon adalah yang terbesar dan terindah. Kuil ini merupakan persembahan kepada Dewi Athena, dewi perawan dan pelindung kota. Konon beberapa blok marmer dari kuil Parthenon masih ada di British Museum, London.

Kuil Parthenon, yang merupakan pusat dari Acropolis, terlihat sangat menonjol dibandingkan bangunan lainnya di situ. Dibangun antara 447-432 SM, kuil ini disebut-sebut sebagai puncak kesempurnaan dari karya kuil Doric yang pernah dibangun. Nama ‘doric’ di sini menunjukan suatu ‘orde’ dari ornamen kolom (pilar) yang pernah berkembang di Yunani. Menurut beberapa sumber, orde doric berasal dari zaman Yunani Kuno, yang mengambil nama dari dua kelompok suku bangsa Yunani, yaitu Doria. Orde lainnya yang juga terkenal disebut ‘Ionic’ dan ‘Corinthia’.

Itu adalah sekilas mengenai negeri Yunani, yang saya sudah googling2 sejak beberapa bulan sebelum berangkat. Yunani ini adalah negara luar negeri pertama yang saya datangi sekaligus tempat yang ingin saya lihat sejak saya kecil. Tau ga’ kenapa? karena saya suka banget sama saint saiya, yaitu anime / manga yang dikemas dalam bentuk mitologi yunani ^^ Dari film saint saiya itulah saya penasaran banget sama negara Yunani.

Pada saat saya ke yunani, saat itu musim panas jadi cuacanya lumayan juga sih panasnya.. hahaha, tapi ga’ menghalau saya untuk jalan-jalan khususnya ke kuil parthenon.  Ternyata betul-betul istimewahhh, keren bangetttt. Kuilnya sangat tinggi menjulang, batuan marmernya super halusss. Bahkan batu-batuan di sekelilingnya juga haluss. Menurut saya, Arsitekturnya punya cita rasa seni yang tinggi, atau saat itu sedang jatuh cinta, hahaha (lebay).

Tapi jalan-jalan disini kudu hati-hati juga yaa.. Jujur aja aura magisnya berasa bangett. Maklum tempat ini kan umurnya  sudah 2000an. Wooww. Bukannya nakutin, tapi teman saya dari bali 4 Orang terpaksa harus di obati orang yunani disana karena “kena tiupan hantu yunani” (itu bahasa halus saya yah, hehe).  Tapi cerita punya cerita, kayanya sih karena ada hubungannya dengan kegiatan mereka di bali sebelum berangkat ke yunani, saya kurang paham juga sih.. tapi kan sama2 ada dewa-dewi nya gitu kayanya.. Tapi jangan terlalu dipercaya juga yah,.. cukup hari-hati aja..

Demikian ceritanyaa, jadi.. kudu mampir ke negara ini kalau mau lihat arsitektur dan bangunan terlama di dunia yang spektakuler. Terima kasih sudah mampir yaa

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Jalan-jalan ke stockholm, I fall… (part2 ; stockholm city)

Menikmati kota scandinavia ini memang luar biasa, Amazing, dan sebagainyaaa…. (sampai ga tau lagi mau bilang gimana-saking okenya). Cerita di kota ini saya bagi dua bagian yaa… Pertama dari jalan-jalan nya saya dan teman-teman smart club, kedua jalan-jalan pakai stockholm card day; kartu gratis dari oriflame untuk naik angkutan apa saja, masuk museum dsb, GRATIS!… (senyum yang meriahh)

Pertama, jalan-jalan keliling kota..  Inilah yang membuat Saya fall in love with the city.. Cuacanya yang oke (ga’panas, sejuk, agak dingin..), Bunga yang ada di mana-mana… Air di sekeliling,.. Kapal pesiar yang bersandar,.. Kastil kerajaan swedia yang dapat kita kunjungi,.. mau masuk ke kamar-kamar nya juga boleh… Bangunan-bangunan kota stockholm yang unik… (bener-bener serasa jadi princess..).

Untuk shopping di stockholm, kami tidak menghabiskannya di NK (dept.store terbesar di stockholm). Kami lebih memilih untuk menyusuri drottinghattan (jl.drotting). Di kanan-kiri jalan, terdapat toko souveniir, butik, dan tak ketinggalan merk-merk terkenal seperti zara, dsb. “Kalap” besar lah kami di sana.. hahaha… terutama di toko souveniir di drottinghattan no.19 yang penjualnya orang India itu, murah, meriah,.. dan tau sendiri kan orang Indonesia.. semuanya nyerbu kesana!!. Untuk Info nih, kalau ingin berbelanja, sebaiknya memilih toko yang memajang bendera atau label tax free shopping. Di toko ini, kita akan mendapatkan kembali sebagian pajak konsumen. Apalagi, pajak konsumen di Swedia termasuk tinggi, 25%. Jadi, lumayan kalau bisa kembali rata-rata 18%.

Dan… Kemudian kami memasuki gamla stan, kota tua stockholm, it’s wow…  kota ini didirikan pada abad 1300. Sebagian bangunannya dari abad 1700 dan 1800. Gang-gang nya persis seperti yang ada dalam film zorro… Di sanalah terdapat restoran, toko souveniir, studio, dan museum terbesar stockholm. Kami sempat berhenti di sebuah gang terkecil yang ada di stockholm untuk berfoto. Di alun-alun nya, banyak terdapat bangunan warna-warni yang lucu, bunga-bunga yang wanginya kemana-mana, para turis yang beristirahat, dan suara indah dari seorang wanita yang bernyanyi mengamen dengan iringan musik lengkap dengan gitar, bass, trombolin, terompet,… Dalam hati saya berkata ; “this is live..”

Perjalanan yang tak kalah menarik adalah ketika menggunakan stockholm card day. Kartu ajaib ini dapat di gunakan  GRATIS untuk masuk ke 80 museum dan tempat wisata, menggunakan semua transportasi umum (bus, kereta, kapal boat, bahkan sepeda). Sayangnya, kartu ini hanya dapat di gunakan dalam 1 hari  (seperti cinderella aja ya..).  Kami memutuskan untuk pergi ke tempat wisata yang terkenal di stockholm : skansen (kebun binatangnya stockholm) dan Grona Lund (Dufannya stockholm)

Di skansen, ternyata banyak binatang yang tidak pernah saya lihat sebelumnya: mulai dari musang jenis lain, sisik ular yang ganti kulit, piranha (lewat jembatan yang di bawahnya ada piranhanya-ampun), tarantula (boleh di sentuh-tapi saya ga berani, hehehe), sampai beragam burung, dan binatang buas seperti srigala, beruang coklat, dsb…

Selain itu, museum ini juga berisi ratusan bangunan miniatur kehidupan budaya Swedia. Ada 150 rumah tinggal dan rumah pertanian yang dibawa dari seluruh penjuru Swedia. Sebagian besar bangunan itu berasal dari abad ke-18, ke-19, dan ke-20. Ketika saya masuk ke sebuah rumah kuno, saya disambut perempuan berbaju petani zaman baheula. Semua perlengkapan dapur zaman dahulu lengkap berada di tempatnya.  Dan smuanya kecil-kecil lho. Kursi,  tempat tidur, jendela, bahkan rumahnya.
Di puncak Bukit Skansen, ada Kastil Prince Eugene yang sangat indah. Di puncak kastil berwarna merah itu berkibar bendera Swedia. Mengarah keluar skansen, kami dapat melihat sebagian kota dari atas. Kapal pesiar yang lewat pun dapat tertangkap kamera kami begitu dekat.

Dari skansen, kami mengarah ke Grona Lund, dufannya stockholm. Permainannya sih ga sebanyak di dufan, tapi seremnya jelas melebihi dufan. Anda kenal permainan tornad dan kicir-kicir yang ada di dufan?.. Nah, di Grona Lund ada satu permainan yang menggabungkan keduanya!.. Namanya : Extreme.  Dari namanya ada udah serem tuh, bentuknya adalah 5 baris tornado dufan, dalam 1 kicir, di bolak-balik deh… Ada lagi kereta luncur yang rodanya di atas, halilintar model unik; roda samping, plus di bolak-balik, ckckck… saya belum berani naik satupun. (tahun depan mau naik, penasaran nih jadinya).

Nah, ada cerita menarik ketika kami di rumah hantu. 2orang teman smart club (endang diamond smart dan downlinenya, noni) nekat masuk rumah hantu karena penasaran liat cewek-cewek bule teriak2. Saya sih adem ayem aja nunggu di luar dengan yang lainnya. Begitu mereka keluar dengan ketawa-ketawa dan ketakutan (ga jelas seneng atau takut soalnya, hihihi) endang Cuma bisa bilang ‘don’t try this at home!’ yang lainpun Cuma bisa ngakak… Dari hasil interogasi saya,  mereka bilang kalau hantunya sih ga nakutin, tapi model rumahnya yang harus lewatin jembatan gantung, hantu dengan kapak berdarah-darah, sampai hantu yang lari-lari ngejar mereka, itu ternyata yang buat mereka ngeri. Jelas aja!…

Nyambung ke part 3 ya…

Jalan-jalan ke stockholm.. I fall.. (part1)

Sepulang jalan-jalan dari stockholm.. jari saya langsung gatel mau menulis… Saya sudah jalan-jalan ke Roma, Italia.. Juga ke greece, yunani.. mau nya sih cerita tentang semuanya, tapi kota ini ternyata lebih dulu mencuri hati saya…

stockholm city

stockholm city

Beberapa kali jalan2 Gold conference dari Oriflame, tapi GC kali ini membuat Saya terpana… Pertama, karena tahun ini saya pergi berdua dengan mama saya, hal yang sudah lama saya inginkan dan impikan…  Kedua, karena tujuan kali ini sangat berbeda dari gold conference sebelumnya yang biasanya seputar eropa. Kali ini, saya mendapatkan perjalanan ke stockholm, kota scandinavia yang betul-betul membuat saya jatuh cinta…

Day 1 : Welcome Dinner

Begitu sampai di bandara, hal pertama yang saya lakukan adalah : tukar mata uang… Untuk informasi nih ya,.. Di jakarta tidak banyak money changer yang menyediakan mata uang swedish krona, jadi tukarkan dulu rupiah dengan dollar atau euro, baru deh bisa di tuker sama swedish krona di money changer yang ada di stockholm..

Sampai di hotel Clarion Sign (hotel bintang 5 nya stockholm) Wow… Beda banget sama hotel di Italia dan Yunani sebelumnya. Ini hotel keren banget!! Wastafel dari kaca, kasur dan bantal yang super empuk, plus pemandangan taman yang super indah dari kaca yang sangat lebar itu.. Mamaku, langsung gabruk aja tuh ke kasur, hihihi….

Menjelang sore, kami berangkat menuju museum vasa (bahasa stockholm: vasamuseet) untuk welcome dinner. Baju yang kami kenakan juga baju “sailor” yang telah di siapkan oriflame, blue shirt to the blue ocean… Begitu sampai di Vasamuseet, ada museum keren yang bernama Nordiska Museet yang tepat berada di depan Vasamuseet, dengan noraknya, kami langsung berebut untuk foto di depan Nordiska.

Memasuki museum, Saya benar-benar tercengang. Kami di hadapkan dengan seonggok kapal perang yang gagah dan penuh dengan ukiran-ukiran penuh seni.  Itulah kapal perang Vasa yang melegenda. Kapal sepanjang 69 meter, lebar 11,7 meter, dan tinggi tiang layar utama 52,5 meter itu berlabuh utuh di tengah ruangan museum. Sambil menikmati pemandangan ajaib itu kami mendengarkan penjelasan asal muasal kapal tersebut.

Kapal ini di bangun mulai tahun 1625, melibatkan ratusan orang dan ribuan meter kubik kayu. Henrik Hybertsson, pembuat kapal kenamaan asal Belanda, adalah orang yang di percaya untuk membangun vasa. Kapal perang ini di buat demi mewujudkan ambisi Gustavus, Raja Swedia, untuk memiliki kapal perang tak terkalahkan di dunia.

Minggu pagi 10 Agustus 1628, kapal perang Vasa yang masih “kinyis-kinyis” itu siap melaut. Pantai di sepanjang pesisir Stockholm dipenuhi pengunjung. Mereka ingin menyaksikan awal perjalanan ambisius Vasa merajai Laut Baltik. Lambaian tangan pengunjung, termasuk para diplomat asing, mengiringi terkembangnya layar Vasa.

Namun, hanya beberapa menit berselang, segalanya berubah. Kapal berisi 150 penumpang itu mulai miring ke kanan, dan makin lama makin miring. Air pun mulai masuk ke dek persenjataan yang terbuka. Alih-alih berlayar dan menembakkan meriam, kapal itu kian limbung tanpa daya. Dan, disaksikan ribuan pasang mata yang terbelalak, kapal megah itu akhirnya nyungsep ke dasar laut.

Tak semua penumpangnya bisa menyelamatkan diri. Saat Vasa diselamatkan dari tidur panjangnya di dasar Laut Baltik tahun 1961, ada 25 kerangka manusia yang tersisa.

Tak seorang pun dinyatakan bersalah. Kerajaan menyimpulkan, kapal itu sudah dibangun dengan tepat tapi tidak proporsional. Persenjataan yang diangkutnya di dua dek teratas dianggap terlalu banyak. Dengan 64 meriam dan senapan, lengkap dengan amunisinya, kapal perang Vasa tak mampu menahan beban secara seimbang. 1 meriam, bisa mencapai 80kg lho…

Setelah 333 tahun berada di dasar laut, tepatnya tahun 1961, keajaiban terjadi.  Vasa naik ke permukaan laut dan di temukan oleh penyelam yang hanya beberapa meter berenang dan melihat Vasa mengambang.  Vasa kemudian di tarik ke pinggir pantai, dan di pinggir pantai itulah kemudian di bangun museum, tanpa harus menaikkan kapal tersebut ke atas permukaan.  Kemudian saya memberanikan diri untuk bertanya:”jadi, tempat saya berdiri di sini, dulunya adalah air?”.. dan mereka pun menjawab pasti; yess…

Dengan 95% badan kapal yang utuh, Jelas mencengangkan banyak pengunjung yang datang. Semuanya juga bertanya-tanya bagaimana kapal tersebut dapat naik kembali ke permukaan.  Ternyata jawabannya sangat mudah,.. kapal tersebut tenggelam karena jendela meriam yang sangat banyak, dan naik kembali ke permukaan juga karena jendela itu. Betul-betul sangat masuk logika.

Selain cerita dan foto-fotonya, kami juga melihat-lihat meriam-meriam kapal, kerangka 10 penumpang kapal, lengkap dengan nama dan patung lilinnya. (yang ini lumayan membuat saya bergidik juga sih..). Untungnya, makan malam segera datang. Dengan duduk berbaris-baris antar negara Asia, kami menikmati hiburan, dinner yang sangat lezat (terutama kue chocolatenya), dan membawa pulang souveniir unik berupa lambang Vasa.

Selesai jam 11malam, Saya melihat belum ada petunjuk bintang dan bulan akan datang. Semuanya tetap seperti sore hari menjelang maghrib, dingin dan sangat menyegarkan.  Sampai di hotel, saya penasaran menunggu malam menjelang. Jam12 malam, lampu-lampu kota telah menghias kota stockholm, jalanan sepi, dan malam datang tanpa bintang..  Awan itu tetap biru (agak biru tua), tapi tetap tidak gelap seperti malam-malam dibelahan dunia lainnya..

Lanjut ke part2